Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Senjata Eksperimen

Nakajima J9Y Kikka (中島 橘花, "Orange Blossom")

Kikka adalah pesawat bermesin jet pertama Jepang yang dikembangkan pada akhir PD II dan prototipe pertamanya hanya sempat terbang 1 kali sebelum PD II berakhir. Pesawat ini juga disebut Kōkoku Nigō Heiki (皇国二号兵器, "Imperial Weapon No.2"). Desain dan Pengembangan Setelah atase militer Jepang di Jerman menyaksikan uji coba Messerschmitt Me 262 pada tahun 1944, IJN mengeluarkan permintaan kepada Nakajima untuk mengembangkan ppesawat sejenis untuk digunakan sebagai pesawat attack bomber. Diantara spesifikasi yang diajukan termasuk pula kebutuhan bahwa pesawat ini bisa diproduksi oleh tenaga kerja yang kurang terlatih, dan sayap pesawat mempunyai kemampuan untuk dilipat. Fitur ini dibutuhkan ketika pesawat disembunyikan didalam gua dan terowongan di sekitar Jepang pada saat IJN mempertahankan tanah air. Desainer Nakajima, Kazuo Ohno dan Kenichi Matsumura memberikan desain pesawat yang kuat namun mempunyai bentuk yang tidak terlalu mirip dengan Me 262. Pada aw...

[Video Dokumenter] Kapal Selam Super I-400

Video Dokumntasi Kapal selam I-400 series. Let's check this out: Part 1 Part 2 Part 3 Part 4

Death Ray! Senjata eksperimen Jepang

Mungkin agan2 pernah liat di COD: WOW senjata death ray dan menganggap itu cuma senjata fiksi,  But this video can changes u'r opinion:

Unit-731: Unit Eksperimen Senjata Biologi & Kimia

Ini dia dalangnya, Jend. Shiro Ishii alias versi Jepang dari Josef Mengele Nazi Gedungnya masih ada gan!! Unit 731 adalah suatu unit rahasia untuk pengembangan senjata biologi yang dimiliki Jepang pada tahun 1937-1945.Unit ini dipimpin oleh Jenderal Ishii Shiro dan berkantor pusat di pinggiran kota Harbin dan bercabang ke Manchuria. Organisasi Jepang ini merupakan suatu kompleks laboratorium besar yang terdiri dari 150 gedung dan 5 perkemahan satelit dengan 3.000 ilmuwan dan teknisi bekerja di dalamnya. Pada tahun 1932, Ishii Shiro mendirikan suatu Laboratorium Pencegahan Epidemik di sekolah medis militer Tokyo dan Unit Togo di desa Bei-inho, sebelah tenggara kota Harbin.Laboratorium ini sempat ditutup pada tahun 1934 karena 12 orang tawanan perang lari dari fasilitas tersebut dan pasukan gerilya Cina berhasil menyerang pasukan Ishii. Dua tahun kemudian, Unit Togo dibuka kembali dan berganti nama menjadi Departemen Pencegahan Epidemik Tentara Kwantung (Unit Ishii) dan di tahun 1940 di...

Senapan Tipe 4 - Kopian M1 Garand

Data Teknis Berat 9.13 lb (4.14 kg) Panjang 43.25 in (1,099 mm) Panjang Laras 590 mm Kaliber 7.7x58mm Arisaka Action Gas-Operated, Rotating bolt Tembakan 10 rounds/min Kecepatan Tembak 2,740 ft/s (840 m/s) Sistem Pengisian 10-Round internal box magazine loaded via two 5-round stripper clips Senapan Tipe 4 (Jepang: 四 式 自动 小 铳 jidousyoujyuu Yon-shiki) adalah senapan ekspermimen semi-otomatis Jepang. Merupakan kopian dari M1 Garand Amerika, tetapi dengan magazine 10-peluru dan cocok dengan kartrid 7.7x58mm Arisaka Jepang. Tipe 4 telah dikembangkan bersama beberapa senapan eksperimen semi-otomatis lainnya. Namun, tidak satupun dari senapan digunakan sebelum akhir Perang Dunia II, dengan hanya 250 buah yang dibuat dan banyak lainnya tidak pernah selesai dibuat. Ada beberapa masalah seperti sering macet dan juga pengujian yang tertunda.

Tipe 4 70 mm Anti Tank - Kopian Bazzoka versi Jepang yang tidak sempat beraksi

Data Teknis Berat 8 kg /17.636981 lb Panjang 1.5 m /4.92126 ft Kaliber 74mm Penetrasi Baja 80mm Tipe 4 70 mm merupakan jenis roket Anti Tak yang digunakan Jepang pada tahun-tahun terakhir Perang Dunia II. Mereka digunakan di daratan utama Jepang dalam serangan invasi Sekutu. Senjata ini sebanding dengan Panzerschreck Jerman dan Bazooka Amerika. Pada 1944 tentara Amerika menggunakan senjata anti tank M1 Bazooka di Teater Pasifik untuk melawan Jepang. Para komandan militer Jepang memutuskan bahwa mereka membutuhkan senjata serupa. Pada tahun 1944 mereka membuat peluncur roket 70mm Tipe 4. Berbeda dengan roket AS yang menggunakan sirip untuk menstabilkan dalam penerbangan, roket Jepang menggunakan putaran roket untuk stabilisasi. 20 cm (8") roket peledak berkekuatan tinggi digunakan Jepang dengan sayap penstabil karena mereka berpengalaman dengan reket dari jenis ini. Peluncur ini dibuat dalam dua bagian yang bergabung di tengah-tengah mirip dengan AS 3.5". Ini dibu...