Skip to main content

Foto-foto Panzer yang dihibakan Jerman ke Jepang

Sedikit diketahui bahwa ternyata Jerman sebagai sekutu terbesar Jepang ternyata pernah menghibakan Panzer Tiger I. Berikut ini ada beberapa foto Panzer-panzer tersebut:



Om Tojo lagi test drive Pz. Tiger

Pz. Tiger lagi disita sekutu pasca penyerahan Jepang


Panther yang gak sempat dikirim ke Jepang, lagi ditinjau atase Jepang di Jerman...


Panzer I, kalo ini gak termasuk yang dihibakan, tapi dirampas dari Tentara Cina.... Seperti diketahui, Cina merupakan sekutu Jerman Nazi di Asia...



Source:
www.ww2incolor.com

Comments

Popular posts from this blog

Foto-foto langka Tentara Jepang Vol. 2

Lanjutan dari foto-foto sebelumnya. Imut coy...!! ^_^ Chinese Army: Type 100 SMG & Stahlhelm El-alamain?? of cource no!! Request lagu ^^ What do you think? Tank Crew

I-400 Class - Biggest and Most Modern Submarine on WW2

Data Teknis Berat : 3.530 ton (permukaan), 5.223 ton (menyelam) Panjang : 122 meter Lebar : 12 meter Daya muat pesawat : 7 meter Mesin : 4x mesin diesel, 2x electric motor Generator : 2x diesel tambahan Kecepatan maks. : 18,7 knot (permukaaan), 6.5 knot (selam) Jarak Jangkau : 37.500 mil laut kecepatan 14 knot permukaan, 30.000 mil laut kecepatan 16 knot permukaan. 60 mil laut, kecepatan 3 knot selam (electric motor) Kedalaman menyelam : 100 - 200 meter. Awak kapal : 21 Officer , 170 tamtama. Persenjataan : Meriam 1x14cm (belakang), Type 11 senjata belakang, 10x25mm Type 96 AA gun (3 Triple mounts , 1 single) Tabung Torpedo : 8x533 mm (hanya depan) Kapasitas Torpedo : 20 x Type 95 Pesawat : 3 buah Seiran M6A1 Kegunaan dari kapal selam ini adalah untuk mengangkut pesawat serang khusus untuk semua tujuan dan kegunaan, seperti kapal induk bawah laut. Untuk standar persenjataan Perang Dunia II, kapal selam ini merupakan Ultimate Stealth Weapon . Sebelumnya ada juga beberapa kapal selam ...

Mitsuo Fuchida - Kapten Pilot pemimpin serangan Pearl Harbor

Sebagian dari kita tentu pernah menonton film Hollywood yang berjudul “Pearl Harbor” kan? Film mengisahkan kisah cinta segitiga antara dua pilot Amerika Serikat dengan seorang perawat, kisah mereka sebagai korban dan pahlawan terhadap peperangan melawan kekejaman Kekaisaran Jepang. Dalam ketegangan film tersebut disaat-saat Jepang telah siap menyerang “Pearl Harbor” ada seorang pilot Jepang yang menerikan “Tora! Tora! Tora!” yang merupakan tanda operasi itu akan dimulai. Kisah berikut ini adalah kisah nyata pilot tersebut yang bertobat menerima Kristus dan kemudian menjadi penginjil bagi negerinya. Mitsuo Fuchida (淵田 美津雄) lahir pada 3 December 1902, adalah seorang Kapten dan pembidik bom di Imperial Japanese Navy Air Service sebelum dan selama Perang Dunia ke II. Ia dibesarkan dan didoktrin untuk mencintai tanah airnya Jepang dan membenci Amerika Serikat dengan alasan perlakuan kasar pada para imigran Asia pada paruh pertama abad kedua puluh. Fuchida belajar di akademi militer da...